» » Sakit Mag Kabur Dengan Daun Cincau




 Penyakit mag atau tukak lambung kelihatannya remeh, namun sering merepotkan. Cepat sembuh tapi juga gampang kambuh. Kemunculannya dengan gejala ditandai rasa nyeri pada perut karena meningkatnya asam lambung. Cincau ternyata mampu mengatasinya. Meskipun penyakit ini sering dianggap remeh tetapi jika sudah akut sangat mematikan karena bisa merengut nyawa penderitanya.

Beberapa tanaman yang biasa digunakan masyarakat di berbagai belahan dunia tampaknya memberikan indikasi positif dalam penyembuhan sakit mag, diantaranya tanaman cincau. Berdasar penelitian, ia berkhasiat mencegah radang dan menurunkan produksi asam lambung. Cincau mengandung senyawa flavonoid yang bersifat mencegah radang (anti inflamasi) dan menurunkan kadar asam lambung.

Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.000 dpl. Bisa ditemukan di hutan sekunder, hutan terbuka, dan kawasan dekat pantai. Juga bisa dibudidayakan sebagai tanaman pagar.

Di Indocina, daun dan akarnya sebagai obat tradisional untuk melancarkan air kencing (diuretik), gangguan lambung, dan penyakit demam. Masyarakat di India memanfaatkan daunnya untuk pengobatan radang rematik, sakit perut atau mulas (kolik), dan gas dalam perut. Rebusan akar dan daun digunakan untuk obat demam di semenanjung Malaysia. Di Papua Nugini sari daunnya dipakai sebagai obat batuk, sakit kepala dan demam. Sementara masyarakat di Guam memanfaatkan teh rebusan kulit kayunya untuk pengobatan sakit syaraf.

Daun cincau mengandung bahan kimia berupa senyawa aktif Premnazole dan Phenyl butazone. Premnazole dari hasil isolasi daun cincau sebagai senyawa antiradang yang bisa menurunkan pembentukan tumor pada jaringan granulasi yang menyerang butir-butir dalam protoplasma. Phenyl butazone merupakan senyawa yang memiliki aktivitas sama dengan Premnazole dengan menurunkan kadar kelenjar adrenal dan asam askorbat.

About depo haqq

Griya Jamu adalah salah satu web/blog informasi dari HAQQ Grup, Blog ini mengulas tentang tanaman obat serta, ramuan serta produk kemasannya.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply